Berlindungnya Rasulullah SAW dari Lima Perkara

Sesungguhnya Rasul kita yang mulia Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam adalah merupakan uswah, teladan kita dalam kehidupan kita.

(Verily in the messenger of Allah ye have a good example for him who looketh unto Allah and the last Day, and remembereth Allah much)

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suatu tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan keselamatan dihari kiamat dan banyak mengingat Allah.” (Qs. Al-Ahzab : 21)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya perkara-perkara yang diperintahkan oleh Allah dan mempraktekkannya agar umatnya dapat mengamalkannya. Diantaranya adalah do’a setelah tasyahud akhir sebelum salam. Do’a itu senantiasa Rasulullah ajarkan kepada umatnya agar senantiasa dibaca setiap sebelum salam. Begitu pentingnya hal ini sehingga disunnahkan setiap kali shalat untuk berdo’a memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara, yaitu :

Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” (HR. Bukhari-Muslim)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kepada umat beliau untuk memohon perlindungan dari empat perkara Baca selebihnya »

Zero to Hero

  • Dan apa yang dikehendaki pasti akan terjadi , karena sesungguhnya perkataan “seandainya akan membuka perbuatan setan”
  • Rasullullah saw bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi anusia yang lainnya”

“Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya”

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling baik akhlaknya”

“Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya kepada Baca selebihnya »

Adab Membaca Al-Qur’an

Al Qur’anul Karim adalah firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang tidak mengandung kebatilan sedikitpun. Al Qur’an memberi petunjuk jalan yang lurus dan memberi bimbingan kepada umat manusia di dalam menempuh perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat, dan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, yang artinya: “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR: Bukhari)

Ketika membaca Al-Qur’an, maka seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan Baca selebihnya »

AKU HANYA INGIN SHALAT

Salim, nama anak itu. Rumahnya di dekat masjid. Hampir setiap hari

ia selalu bermain di halaman masjid yang memang lumayan luas. Sebenarnya umurnya jauh lebih tua dariku, mungkin saat ini sudah menginjak 25 tahun, namun ia tidak tumbuh layaknya pemuda normal. Kelainan mental yang dideritanya sejak bayi membuatnya masih seperti anak kecil.

Malangnya, nama Salim sering dipakai ibu-ibu untuk menakuti anak-anaknya yang bandel. Padahal sampai saat ini Baca selebihnya »

Keagungan Niat

Alkisah, di suatu negeri pernah hidup seorang yang kaya raya, yang rajin

beribadah, dan beramal saleh. Meski kaya raya, ia tak sombong atau membanggakan kekayaannya. Kekayaannya digunakan untuk membangun rumah ibadah, menyantuni anak yatim, membantu saudara, kerabat, dan tetangga-tetangganya yang miskin dan kekurangan, serta bebrbagai amal sosial lainnya. Di musim paceklik, ia membagikan bahan pangan dari kebunnya yang berhektar-hektar kepada banyak orang yang kesusahan. Salah satu yang sering Baca selebihnya »

Apa Pantas Berharap Surga? Penulis: Bayu Gautama

Sholat dhuha cuma dua rakaat, qiyamullail (tahajjud) juga hanya dua rakaat, itu pun sambil terkantuk-kantuk. Sholat lima waktu? Sudahlah jarang di masjid, milih ayatnya yang pendek-pendek saja agar lekas selesai. Tanpa doa, dan segala macam puji untuk Allah, terlipatlah sajadah yang belum lama tergelar itu. Lupa pula dengan sholat rawatib sebelum maupun sesudah shalat wajib. Satu lagi, semua di atas itu belum termasuk catatan: “Kalau tidak terlambat” atau “Asal nggak bangun kesiangan”. Dengan sholat model begini, apa pantas mengaku ahli ibadah?

Padahal Rasulullah dan para sahabat Baca selebihnya »

Hukum Merayakan Hari Valentine

Lanjutan dari artikel sebelumnya:

Sejarah Hari ValentineHari Valentine ?

Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasul Shallallaahu alaihi wa Salam telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam: “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. At-Tirmidzi).

Bila dalam merayakannya bermaksud untuk Baca selebihnya »

Sejarah Hari Valentine

Pada bulan Februari, kita selalu menyaksikan media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan bersibbungauk-ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga dini hari.

Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine’s Day. Biasanya mereka saling mengucapkan “selamat hari Valentine”, berkirim kartu dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta karena anggapan saat itu adalah “hari kasih sayang”. Benarkah demikian? Baca selebihnya »

Jumlah Ayat Quran Bukan 6666 Ayat?

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ustazd yang saya muliakan, Semoga selalu dalam naungan Allah

Langsung saja saya ingin menanyakan jumlah keseluruhan ayat Al-Quran, kenapa dalam perhitungan ayat Al-Qur’an juga terjadi Khilafiyah ada yang mengatakan jumlah ayat Al-Qur’an 6666 ayat tapi ada juga yang berpendapat kurang dari pada 6666 ayat, Mohon diberikan penjelasan titik perbedaan tersebut.

Terimakasih. Wajazakumullahu Khaira

Wassalamu’alaikum Waramahmatullahi Wabarakatuh

Abdullah

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kami sendiri sampai hari ini masih Baca selebihnya »

Pandailah Bersyukur

Allah menjanjikan bahwa orang yang tidak mau bersyukur, maka nikmatnya akan berubah menjadi adzab yang pedih, minimal akan hilang ketentraman di hatinya.

Misalkan hidung kita oleh Allah ‘di setting’ tidak begitu mancung, tapi kita membandingkannya dengan yang mancung-mancung. Saat bercermin kan jadi tertekan, “Ini hidung atau kutil?” Padahal Allah yang menciptakan, pasti sarat dengan hikmah. Punya hidung mancung juga kalau ujub malah jadi pamer, dipotret jadi miring terus. Kalau tidak berusaha mensyukuri yang ada, punya apa saja nggak akan nikmat.

Misalnya ada gelas berisi Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.